Asik Main Pakai Pelampung, Pria Asal Madiun Tewas Terseret Aliran Sungai Pantai Baron

Asik Main Pakai Pelampung, Pria Asal Madiun Tewas Terseret Aliran Sungai Pantai Baron – Seseorang wisatawan asal Madiun, Jawa Timur, Slamet Mulyadi (27) diketemukan wafat selesai terbawa saluran sungai di Pantai Baron, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul. Sedangan dua teman Slamet sukses diselamatkan Team SAR.

Koordinator SAR Satlinmas Lokasi II Kabupaten Gunungkidul, Marjono menuturkan, moment yg berlangsung siang tadi, Senin (8/4/2019) itu dimulai kala Slamet bersama dengan dua partnernya ialah Dadang Permana Putra (24) serta Aditya Alului (24) , kedua-duanya masyarakat Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur bermain di saluran sungai Pantai Baron dengan memakai pelampung.

” Sebab asik bermain gunakan pelampung, mungkin ketiganya tdk perhatikan arus sungai yg tambah deras serta selanjutnya terbawa saluran air (sungai di pantai Baron) lantas terbenam, ” kata Marjono kala dihubungi lewat sambungan telephone, Senin (8/4/2019) malam.

Menurut Marjono insiden didapati anggota team SAR yg kala itu tengah berjaga di Pantai Baron. Hal semacam itu membuat team SAR langsung berjalan cepat buat selamatkan 3 wisatawan yg tengah terbawa saluran sungai di pantai Baron.

” Selanjutnya dua orang (Dadang serta Aditya) barusan sukses kami selamatkan, biarpun kondisinya lemas serta nampak tetap shock. Namun buat satunya (Slamet) belum diketemukan barusan itu, ” ujarnya.

Seterusnya, sebab tetap ada satu orang korban yg belum diketemukan, team SAR lakukan penelusuran pada Slamet dengan penyisiran atau menyelam di saluran sungai itu. Selesai 2 sampai 3 jam penelusuran, selanjutnya usaha penelusuran team SAR membawa hasil.

” Yg paling akhir (Slamet) diketemukan tdk jauh dari TKP dengan keadaan telah wafat, ” katanya.

Marjono memasukkan, selesai semua korban sukses terevakuasi, team SAR langsung mengontak keluarga korban berkenaan penyerahan jenazah. Selesai dilaksanakan penyerahan, jenazah Slamet langsung dibawa mobil ambulans ke rumah duka di Madiun, Jawa Timur.