Kevin Schwantz Bicara Tentang Marc Marquez

Kevin Schwantz Bicara Tentang Marc Marquez – Veteran MotoGP, Kevin Schwantz, menjelaskan intimidasi paling besar Marc Marquez dalam berburu titel juara ialah dianya.

Bekas pembalap kelas 500cc asal Amerika Serikat itu memandang sekarang ini Marquez tidak mempunyai lawan sebanding. Pembalap asal Spanyol itu dinilai yang paling cepat serta tidak dapat ditaklukkan beberapa pembalap yang lain.

Meskipun begitu, Schwartz memandang the Baby Alien sering kesukaran mengatur dianya di track hingga sering merugikannya sendiri.

“Ada 23 pembalap tiap-tiap pekannya berupaya menang, menyimpan desakan, berusaha bertambah cepat darinya [Marquez] dari tiap-tiap lap di tiap-tiap session latihan.”

“Seperti kita lihat di Austin, ia berusaha menjauh, tancap gas bertambah cepat serta semakin cepat. Anda dapat alami kebuntuan sebab ada tiga atau empat detik serta mesti berkelanjutan saat balapan serta tidak bisa lakukan kekeliruan besar,” kata Schwantz diambil dari Marca.

Marquez kehilangan point di MotoGP Amerika Serikat sebab tidak berhasil finish sesudah alami kecelakaan di Circuit the Americas, 14 April. Schwantz lalu memberi komentar kejadian itu yang membuat kehilangan point.

Lihat : Empat Pemain Muda Beresiko dari Eropa
“Ini kekeliruan yang mengagumkan. Kecelakaan itu bukan sebab kecepatan yang terlalu berlebih, tetapi sebab pengereman,” tutur Schwantz.

Karena kecelakaan itu, Marquez sekarang ini turun ke rangking empat klassemen sesaat MotoGP 2019 dengan mencapai 45 point. Andrea Dovizioso berada di tempat paling atas dengan 54 point, sedang Valentino Rossi di rangking ke-2 dengan 51 point.

Schwantz juga menyebutkan hanya satu langkah buat Marquez untuk masih memperoleh point optimal dengan mengalahkan diri pribadi.

“Marc cepat sekali serta tunjukkan dia dapat memenangi juara dunia. Dia membalap lewat cara berlainan daripada pembalap yang lain. Ia ialah hanya satu intimidasi buat dianya.”

“Mungkin Jorge Lorenze saat dia sehat , Dovizioso, Rossi serta [Alex] Rins bisa menjadi lawan beratnya musim ini,” papar Schwantz.