KPU Menyatakan Beberapa Calon Legislatif Menyerahkan Laporan Kekayaan Mereka Jika Terpilih

KPU Menyatakan Beberapa Calon Legislatif Menyerahkan Laporan Kekayaan Mereka Jika Terpilih – Komisioner KPU mendatangi KPK untuk mengulas pengisian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). KPU menyatakan beberapa calon legislatif mesti menyerahkan laporan kekayaan mereka jika dipilih.

“Ini hari sebagaimanan yang ditata dalam PKPU, kan KPU mengendalikan caleg-caleg yang telah dipilih itu dalam tempo 7 hari sesudah dikatakan dipilih, ia mesti menyerahkan LHKPN. Nah KPK lihat waktu yang ada 7 hari itu kan minim, karena itu KPK buka ruangan lebih panjang, jika ingin diserahkan saat ini pun tidak apa-apa,” kata Ketua KPU, Arief Budiman waktu datang di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (8/4/2019).

Arief serta beberapa komisioner KPU hadir di gedung KPK seputar jam 09.7 WIB. Mereka yang ada di KPK yaitu Pramono Ubaid Tanthowi, Ilham Saputra, serta Evi Novida Ginting.

Saya telah minta pada KPU propinsi serta kabupaten kota supaya semua mengemukakan laporan LHKPN-nya pas waktu. Nah ini hari akan kami up-date,” katanya.

Arief menerangkan kuasa KPU pada beberapa calon legislatif cuma selama saat pemilu. Sesudah mereka dilantik, jadi KPU tidak miliki kewenangan mengendalikan.

“Yang ditata KPU kan saat masih juga dalam tingkatan pemilu. Sesudah tingkatan pemilu itu telah kuasa institusi yang lainnya, ingin diingatkan ingin disurati terserah,” kata Arief.