Penyelundupan 8 Kg Ganja Jaringan Lampung, Berhasil Digagalkan

Penyelundupan 8 Kg Ganja Jaringan Lampung, Berhasil Digagalkan – Unit Narkoba Polres Metro Tangerang Kota gagalkan penyelundupan ganja di daerah Serpong, Tangerang Selatan. Keseluruhan 8 kg ganja diambil alih polisi dari dua terduga.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Abdul Karim menjelaskan jaringan ini tersingkap sesudah polisi memperoleh info berkaitan terdapatnya usaha penyelundupan ganja dari Lampung ke Tangerang.

“Kita berdasar info dari warga, jika ada satu orang yang disangka pengedar narkotika type ganja yang akan lakukan transaksi di Serpong, Kota Tangsel,” jelas Kombes Abdul Karim pada detikcom, Selasa (9/7/2019).

Menindaklanjuti info itu, team di pimpin Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota AKBP Raden Bagoes Wibisono selanjutnya lakukan penyidikan. Sampai pada Minggu (30/6), team tangkap seseorang terduga berinisial RD di Cibogo, Ciseeng, Kabupaten Bogor.

“Dari terduga didapat tanda bukti 3 paket besar ganja dengan berat bruto 2,8 kg,” kata Abdul.

Penangkapan RD seterusnya ditingkatkan dengan tangkap terduga AR di Malang Nengah, Ciseeng, Bogor. Dari terduga AR diambil alih tanda bukti 5 paket besar ganja.

“Beratnya 5,2 kg. Hingga keseluruhan dari ke-2 terduga ini 8 kg yang kita sita,” tuturnya.

Berdasar info terduga AR, diakuinya dikontrol oleh bandar berinisial AM (DPO). Awalnya, AM kirim 1,6 Kg ganja dengan memakai truk Fuso dari Lampung pada terduga AR di Cibubur, Jakarta Timur.

“Ganja itu selanjutnya dibawa ke terduga RD serta telah disebarkan ke daerah Tangerang serta Jakarta,” sambungnya.

Polisi masih meningkatkan jaringan itu. Ke-2 Terduga dijaring dengan Masalah 114 ayat (2) Subs. Masalah 111 ayat (2) Undang-Undang RI Nomer 35 mengenai Narkotika dengan intimidasi pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun penjara serta paling lama 20 tahun penjara atau diancam seumur hidup/pidana mati.